Antrian Paspor Kantor Imigrasi BSD

Sejak system paspor online tidak bisa diakses dari awal Januari 2017 yang lalu, antrian paspor di semua kantor imigrasi jadi membludak. Menurut beberapa orang, antrian di beberapa kantor imigrasi bahkan mulai dari jam 1-2 pagi. Berhubung saya tidak tahu jam berapa antrian di kantor imigrasi BSD dimulai, saya datang jam 6:30 pagi.

BSD Immigration Office

Kantor imigrasi BSD setiap harinya memiliki kapasitas 150 paspor. Antrian paspor ditulis pada selembar kertas putih, yang ditempel di papan pengumuman kantor imigrasi. Tidak ada logo imigrasi, atau logo lainnya. Serpertinya ini memang inisiatif dari warga sekitar yang mengurus paspor di kantor imigrasi BSD. Pada jam 6:30 saya datang, antrian sudah mencapai nomor 220.

Tidak ada yang tahu jam berapa kertas tersebut ditempel. “Sektiar jam 3-4 kali ya”, salah satu pendaftar berspekulasi. Yang jelas, petugas imigrasi memanggil pendaftar sesuai dengan urutan yang tertulis di kertas. “Satu paspor satu nama ya”, kata petugas imigrasi melalui pengeras suara. Maksudnya, kalau ada yang mau mengurus 2 paspor, masing-masing harus menulis namanya di kertas tersebut.

Petugas imigrasi memanggil 40 nama pertama. Karena ada 2 nama yang dipanggil 3 kali dan tidak ada orangnya, maka petugas imigrasi melanjutkan hingga nomor 42. Apabila saya akan mendapatkan giliran hari itu, harus ada 70 orang yang namanya dipanggil dan tidak ada. Rasanya tidak mungkin. Akhirnya saya putuskan untuk pulang dan kembali besok hari dengan jam yang lebih awal.

Hari berikutnya saya datang jam 5 pagi ke kantor imigrasi BSD. Hari masih gelap, dan pintu parkir yang dibuka adalah yang dibelakang, sebelah pom bensin.

Samapi di depan kantor imigrasi, ada 2 orang yang sedang duduk-duduk di depan papan pengumuman. Kertas putih antrian sudah terpasang, dan satu orang baru saja selesai menuliskan namanya. Ketika saya menuliskan nama, saya mendapatkan urutan ke 36.

Queue Number

Saya sempat pulang dulu karena tempat tinggal yang cukup dekat. Sekitar 7:40, saya kembali, tepat ketika petugas imigrasi mulai memanggil pendaftar urutan pertama. Dan sekitar jam 8, saya sudah masuk ke dalam kantor imigrasi untuk melanjutkan proses selanjutnya.

Hari itu saya menghabiskan waktu hampir pukul 12 hingga selesai pemeriksaan berkas dan wawancara, pengambilan foto dan sidik jari. Selanjutnya hanya tinggal membayar di bank, dan paspor bisa diambil 4 hari kerja setelah pembayaran.

Untuk pengambilan paspor sendiri tidak perlu mengambil nomor antrian.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Apabila akan mengurus 2 paspor, misalnya untuk anda sendiri dan anak anda, pastikan kedua nama ditulis di kertas antrian.
  2. Pastikan semua berkas sudah di fotokopi sesuai kebutuhan kantor imigrasi, karena di sekitar kantor imigrasi BSD di pagi hari tidak ada tempat fotokopi
  3. Apabila membutuhkan materai, bisa dibeli di minimarket 24 jam di sekitar kantor imigrasi
  4. Apabila memutuskan untuk pulang dan kembali lagi, pastikan jangan sampai terlewat. Apabila terlewat, maka harus kembali lagi besok pagi untuk menulis nama di kertas putih antrian
  5. Menurut beberapa orang, ada sekitar 10-20 orang yang biasanya tidak hadir pada saat namanya dipanggil. Ini artinya apabila nomor antrian di kertas putih di 160, ada kemungkinan anda masih bisa mengurus paspor di hari tersebut

Untuk informasi atau pertanyaan bisa menghubungi:

  • Website: http://www.tangerang.imigrasi.go.id
  • Email: [email protected]
  • Twitter: @kanimtangerang
  • SMS: 08118119000
  • Hotline: 02155732581

Leave a Reply