Freeletics Bulan Pertama: Making Connection

Minggu kemaren ini saya baru menyelesaikan latihan terakhir Freeletics minggu ke-4. Artinya, sudah genap 1 bulan saya berlatih dengan coach Freeletics.

Latihan di Minggu pagi kemaren agak berbeda. Seperti biasa, saya memilih tempat latihan di lapangan bulu tangkis depan rumah. mendekati setengah jalan, ada serombongan anak-anak menhampiri. Pada awalnya mereka tertarik pada telepon genggam yang saya gunakan. Tapi kemudian perhatian mereka beralih ke kegiatan yang saya lakukan.

“Ayo ikut”, saya menawarkan kepada mereka.

“Saya udah olah raga tadi pagi oom”, jawab anak laki yang paling besar

“Olah raga apa?” Tanya saya balik

“Lari”, jawab anak yang sama.

Kids on the Playground
Teman latihan hari ini: Anda, El, Angie dan Angel

Menu latihan di minggu ke-4 ini memang luar biasa berat. Setidaknya, saya butuh 1 hari istirahat antara latihan. Dan sebagai latihan terakhir, ibaratnya ujian, ditutup dengan kombinasi mountain climbers, sprawls, stand ups, push ups, dan crunches.

“Oom lambat,” salah satu anak berkomentar pada saat saya hampir selesai. Kalau anak-anak gak pernah bohong, sepertinya memang saya perlu latihan lebih keras

Buat yang mau ikutan, silahkan meluncur ke situs freeletics. Jangan lupa add saya ya, supaya kita bisa latihan bersama.

Leave a Reply