Hell Days? Hell Yeah!

Memasuki minggu ke-7 latihan dengan coach freeletics, tiba-tiba tampilan menu latihan menjadi merah. Tulisan “Hell Days” terlihat di bagian atas. Hell days?

Yap, cuma 3 training session dalam seminggu, lebih pendek dari 4 sessi latihan yang biasa saya pilih. Tapi, jumlah reps yang dilakukan setiap hari itu yang menyeramkan! Terutama Sit-Up, momok saya selain burpee dan pull ups.

Kettler Yoga MatSebelumnya, di awal minggu ini, saya belajar tentang pentingnya untuk menggunakan alas olahraga yang baik. Alas olah raga yang baik yaitu yang tidak licin, dan bisa melindungi daerah tulang ekor ketika melakukan sit up dengan jumlah banyak. Matras saya yang sebelumnya cukup licin sehingga saya beberapa kali hampir jatuh ketika melakukan burpee. Dan yang paling menyakitkan, daerah tulang ekor yang lecet setelah melakukan 100 sit ups.

Dan selanjutnya, mari masuk ke Hell Days.

Hell Day 1: 110 Climbers, 39 Push Ups (Easy!), 110 Sit ups (Ouch), 110 Squats dan 250 Jumping Jacks (Double Ouch!). Istirahat sebentar dan mulai lagi dengan Sprawls, Mountain Climbers dan High Knees. Saya terpaksa membagi sesi 2 menjadi 2 bagian karena rasanya sudah hampir pingsan di pagi hari. Dan jam 10 malam, day 1 checked!

Hell Days! That means three training sessions in one week – with maximum volume!

Hell Day 2: 110 Climbers, 39 Push Ups (Easy!), 110 Sit ups (Again!), 110 Squats dan 250 Jumping Jacks (Double *^@%@*^!). Sampai kehabisan kata-kata melihat jatah 100 sit ups. Tapi untungnya sesi kedua jauh lebih mudah. Cukup burpee squat jump, froggers & high jumps. Day 2 checked.

Hell day 3: 150 sit ups, 150 climbers. Sejujurnya di hari ketiga ini saya sudah mulai muak dengan sit ups. Bukannya perut sakit karena sit ups, tapi karena muak. Sesi kedua dilanjutkan dengan lunges, burpees (wtf!) dan straight leg lever. Day 3, and hell days checked!

Hell Days at Week 7

Ingin merasakan hell days? Yuk dicoba di freeletics.com. Dan jangan lupa add saya dengan link ini.

Leave a Reply