Tag Archives: minimus

Pendapat Mengenai Barefoot Running

Buku Christopher McDougall, Born to Run, telah menimbulkan banyak perdebatan tentang apakah lari tanpa sepatu, atau dengan sepatu minimalis, lebih baik dibandingkan menggunakan sepatu lari biasa. Buat yang masih bingung, ini alasan kenapa saya percaya Barefoot Running lebih baik daripada menggunakan sepatu biasa.

Sungailiat Sunrise Run

Pertama, manusia sudah lari jauh sebelum Nike, Adidas atau Reebok ditemukan. Pheidippides, yang memberikan inspirasi lari Marathon saat ini, lari bukan hanya 42.195 km dari kota Marathon ke Athena. Pheidippides lari sejauh 240 km dari Athena menuju Sparta, dengan menggunakan alas kaki sederhana di tahun 490 BC. Jadi, sudah pasti manusia aman untuk berlari tanpa menggunakan sepatu modern saat ini.

Kedua, saat pertama kali kita belajar jalan dan berlari, kita tidak perlu sepatu. Saya melihat sendiri bagaimana anak saya belajar berdiri, berjalan, lalu berlari, tanpa perlu menggunakan sepatu. Sampai saat ini pun anak saya masih berjalan dan berlari didalam rumah atau pekarangan tanpa menggunakan sepatu. Jadi, mengapa ketika kita tumbuh besar, kita jadi membutuhkan sepatu?

Jawabannya: Berdasarkan penelitian. Saat ini ada banyak penelitian mengenai bagaimana respon kaki ketika kita berlari. Berdasarkan penelitian ini, maka dibuatlah berbagai macam jenis sepatu lari, masing-masing untuk berbagai tipe kaki. Sepatu ini akan meningkatkan performance, dan mengurangi resiko cedera pada saat kita berlari.

Ada satu masalah dari penelitian untuk sepatu lari. Penelitian ini dilakukan terhadap pelari dewasa, bukan terhadap anak-anak atau bahkan toddler. Orang dewasa yang diteliti sudah menggunakan sepatu lebih dari 10 tahun selama sekolah, termasuk dalam pelajaran olah raga. Penggunaan sepatu selama itu tentunya akan mengubah bentuk kaki, dan kekuatan otot-otot kaki untuk menyangga badan kita. Bayangkan orang yang selalu menggunakan tongkat, padahal dia tidak butuh. Lama-lama, orang tersebut akan selalu membutuhkan tongkat, karena otot yang melemah (Muscle Atrophy)

Oleh karena itu, di setiap kotak sepatu minimalis, selalu ada peringatan untuk mulai secara perlahan-lahan. Meskipun kita sudah terbiasa menyelesaikan Marathon, ketika berganti ke sepatu minimalis, mulai dengan 1-2 km dulu, lalu perlahan-lahan menambah jarak. Sepatu minimalis atau mulai berlari barefoot akan melatih otot-otot yang tadinya tidak perlu bekerja, untuk mulai menyeimbangkan badan kita saat berlari.

Terakhir, jalanan saat ini berbahaya. Ada paku, beling, dan lain-lain yang siap menusuk kaki kita kalau kita lari tanpa alas kaki. Yang terakhir ini ada benarnya. Oleh karena itu, saya masih lari menggunakan alas kaki minimalis.

Favorit saya? Vibram atau New Balance Minimus, karena alas kaki ini bisa dilipat dan mudah dibawa traveling.