Tag Archives: panen

Panen Pak Choy Pertama

Kemaren siang kami baru saja panen sayur Pak Choy dari kebun sayur di teras rumah. Ini adalah panen pertama dari hidroponik di pipa PVC, menggunakan sistem DFT dan pompa tenaga surya.

Pak Choy Fresh From Garden
Panen Pak Choy tanggal 20 Agustus 2016

Tanaman Pak Choy yang di panen ini berusia kurang lebih 40 hari. Biji Pak Choy langsung di tanam di media Rockwool, dan setelah berdaun 4 baru dipindahkan ke dalam aliran Hidroponik. Selanjutnya hanya tinggal memastikan cairan hidroponik tidak kering. Apabila kering maka perlu ditambahkan air dan cairan nutrisi dengan kepekatan yang pas.

Bibit Pak Choy
Benih Pak Choy tanggal 12 July 2016, siap dipindah ke sistem hidroponik

Sistem Hidroponik tidak menggunakan tanah sebagai media tanam, sehingga terlihat lebih bersih, baik dari penampakan tanaman maupun dari proses menanam. Tidak perlu berkotor-kotor ketika menanam. Selain itu, dengan mengalirkan nutrisi yang dibutuhkan ke akar tanaman, maka tanaman tidak perlu menumbuhkan akar yang panjang. Tanaman pun memiliki nutrisi lebih banyak untuk menumbuhkan daun atau buah.

Akar Pak Choy Hidroponik Lebih Dekat
Akar lebih pendek dan bersih dengan sistem hidroponik

Setelah di panen, lalu ditimbang untuk tahu kira-kira beratnya berapa. Satu batang Pak Choy beratnya 68 gram. Satu pack sayur hidroponik yang dijual di supermarket beratnya kurang lebih 250 gram. Artinya, perlu 4 batang Pak Choy untuk 1 pack sayur Hidroponik di supermarket.

Pack Choy Hidroponik di Timbang

Tapi ya berhubung bukan untuk dijual, jadi langsung dibersihkan saja di dapur, dipotong-potong, dan ditumis. Rasanya? Lebih garing daripada sayur dari supermarket.

Selamat mencoba. Oh ya, Pak Choy ini ditanam bersama sayur-sayur lainnya di taman hidroponik yang berukuran 1×1 meter. Cukup praktis untuk diletakkan di teras rumah atau apartemen. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mencoba bukan?